Menutup shift dan laporan harian
Hitung uang di laci, tutup shift, dan laporan harian terkirim ke WhatsApp dan email pemilik.
Tersedia di paket Starter, Growth, Enterprise
Lihat langkah-langkahnya· 4 langkahLangkah-langkahnya · 4
Langkah 1
Tekan Shift Aktif, lalu Tutup Shift
Di kepala layar kasir, tekan Shift Aktif lalu Tutup Shift. Pukul 23.30 dialog tutup shift juga muncul sendiri sebagai pengingat.
Langkah 2
Hitung uang di laci, isi di Kas fisik di laci
Keluarkan semua uang tunai dari laci, hitung, lalu isi totalnya di kolom Kas fisik di laci. Ini satu-satunya angka yang kamu isi saat tutup shift. Sistem membandingkannya dengan uang yang seharusnya ada: modal awal ditambah penjualan tunai, isi ulang deposit dan pelunasan kasbon tunai, dan kas masuk, dikurangi kas keluar.
Langkah 3
Periksa sebelum menutup
Kalau kas fisik diisi Rp0 padahal shift ini ada uang tunai, Kelola meminta kamu memastikan dulu: tekan Hitung Ulang bila laci tidak kosong. Pesanan meja yang belum dibayar juga ditampilkan. Pesanan itu tidak menghalangi tutup shift, tetap tersimpan di Open Bill, dan bisa dibayar atau dibatalkan di shift berikutnya.
Langkah 4
Lihat hasilnya
Selisih kas, omzet per metode bayar, dan jumlah transaksi tampil. Laporan harian beserta PDF-nya dikirim ke WhatsApp dan email pemilik; salurannya bisa diatur di Notifikasi.
Bila shift dari hari sebelumnya masih terbuka, kasir menampilkan jam bukanya. Pilih Lanjutkan Shift bila shift itu masih dipakai, atau hitung uang di laci, isi Kas fisik di laci, tutup, lalu buka shift baru.
Lupa mencatat uang laci yang dipakai, misalnya beli es batu? Catat dulu lewat Shift Aktif, Kas Keluar, baru tekan Tutup Shift.
Jangan memasukkan jumlah uang di laci sebagai Kas Masuk. Kas Masuk hanya untuk uang tambahan di luar penjualan, misalnya receh dari pemilik.
Siap mencobanya di tokomu?
Daftar gratis dan ikuti panduan ini langsung di aplikasi.

